Umat Islam Ngawinan Sambut Ramadhan dg Sadranan

0
30

Lintang.co Klaten 5 Mei 2018


Tradisi Sadranan di bulan sya’ban sudah berlangsunan sejak zaman kerajaan,zaman para wali tempo dulu, hal ini dilakukan oleh umat islam warga dusun Ngawinan, desa Jurangjero,kecamatan Karanganom,kabupaten Klaten.

Sejumlah warga setempat berkumpul di masjid setalah menunaikan sholat isak berjama’ah , masing-masing keluarga datang dengan membawa makanan dengan menu utama sambel goreng dan senack berupa apem dan beberapa menu tambahan lainya.

Ketua Ta’ mir masjid bapak H Abdullah Faqori memimpin kegiatan sadranan,dalam sambutannya bahwa tradisi sadranan merupakan warisan dari simbah-simbah dahulu warisan baik harus kita teruskan, sadranan menjadi media pengingat bagi kita akan mati, sadranan juga untuk mendoakan ahli kubur kita semua, yang dibaca dalam sadranan adalah tahlil yang isinya shalawat,ayat alquran, kalimat thayibah dan doa untuk arwah jadi sadranan merupakan kegiatan baik yang harus dijaga” ungkap pak haji abdullah faqori”

Acara Tahlil dipimpin oleh pak yai Dali setelah tahlil selesai dilanjutkan dengan makan bersama dengan sistem kembulan satu nampan makanan dengan menu khas sambel goreng dimakan 2 hingga 3 orang.

Pak Nasri selaku ketua Rt setempat menambahkan bahwa sadranan disini diikuti oleh seluruh warga RT setempat dan ada juga orang luar desa yang datang yang masih punya famili di ngawinan, sadranan di Ngawinan sedikit berbeda dengan daerah lain kalau disini tidak dilaksanakan di bangsal makam tetapi dimasjid dan disini hidangan langsung dimakan ditempat tidak bawa pulang.

By.bobby

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here