Bawaslu RI: ASN boleh hadiri kampanye asal Pasif

0
40

Bawaslu Izinkan ASN Hadiri Kampanye

Tue, 08 May 2018 – 03:55 WIB70

JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu mengizinkan aparatur sipil negara atau ASN untuk menghadiri kampanye Pilkada 2018 selama tidak menunjukkan bentuk-bentuk dukungan kepada pasangan calon kepala daerah tertentu.

Menurut anggota Bawaslu, Mochamad Afifuddin, ASN tetap memiliki hak pilih dalam pilkada mendatang. Karena itu, ASN juga punya hak mendengarkan visi, misi dan program para paslon kepala daerah. “Mereka hadir sebab membutuhkan referensi terkait peserta pilkada. Maka boleh hadir sepanjang tidak mengekspresikan dukungan mereka, misalnya menunjukkan jari, memberikan dukungan, memakai simbol-simbol yang mendukung paslon tertentu,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dia mencontohkan kejadian yang menimpa salah satu kepala desa di Maluku Utara, dimana kepala desa tersebut diputuskan bersalah oleh Bawaslu setempat karena terbukti mengacungkan salah satu jari sebagai bentuk dukungan kepada salah satu paslon. Dengan merujuk kejadian tersebut, Bawaslu meminta para ASN berhati-hati selama menghadiri kampanye. “Bahwa yang dimaksud netralitas adalah tetap memiliki hak pilih, tetapi tidak mendemonstrasikan dukungannya kepada pihak-pihak tertentu,” tambah Afifuddin.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman yang menyatakan bahwa hadir dalam kampanye peserta pilkada sah-sah saja dilakukan oleh ASN. Sebab, hal yang tidak boleh dilakukan ASN adalah berkampanye. “Kalau hadir di kampanye boleh. Karena, menghadiri kampanye adalah salah satu cara untuk mengetahui siapa yang akan dipilih oleh ASN saat pemungutan suara pilkada nanti,” paparnya.

Dia hanya mengingatkan agar ASN tidak menggunakan atribut mereka saat hadir di acara kampanye. “Baik topi, baju, maupun pin ASN dan sebagainya tidak boleh digunakan. ASN sebaiknya hadir di kampanye sebagai masyarakat biasa,” kata Arief”
Sumber: suaramerdeka.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here